Wednesday, August 28, 2024

SISTEM KOMPUTER

 PERBEDAAN SINGLE BOARD COMPUTER DENGAN SINGLE BOARD CONTROLLER


Sebelum itu, mari kita ketahui dahulu apa itu Single Board Computer dan Single Board Controller.

 A. Single Board Computer




Single Board Computer (SBC) adalah komputer lengkap yang dibangun di atas satu papan sirkuit. Berbeda dengan komputer desktop yang terdiri dari beberapa komponen terpisah (seperti motherboard, CPU, RAM, dan lain-lain), SBC menyatukan semua komponen tersebut dalam satu papan tunggal.

- CPU adalah komponen atau perangkat yang memiliki tugas untuk menerima instruksi, memproses data, dan menghasilkan output.

- Inverter adalah perangkat atau rangkaian elektronik yang mengubah arus searah (DC) menjadi arus bolak-balik (AC).

- Digital I/O Board adalah papan interface yang menambahkan kemampuan untuk memasukkan dan mengeluarkan sinyal digital secara paralel ke komputer.

Low Voltage Differential Signaling (LVDS) adalah teknologi transmisi data dalam high-speed yang digunakan untuk menghubungkan antara LCD panel dan pengendali tampilan.

- Ethernet sebuah teknologi yang digunakan untuk menghubungkan jaringan Local Area Network (LAN) atau Wide Area Network (WAN)

- Displayport yaitu antarmuka standar video yang dikembangkan oleh Video Electronics Standards Association (VESA).


B. Single Board Controller

Single Board Controller adalah perangkat yang dirancang untuk mengontrol fungsi tertentu dalam sebuah sistem. Biasanya digunakan dalam sistem embedded, yang memerlukan kontrol langsung dan real-time. Contoh dari single board controller adalah Arduino, yang sering digunakan untuk mengontrol sensor dan aktuator dalam proyek-proyek DIY dan robotika.


Perbedaan Utama antara Single Board Computer dan Single Board Controller

Fungsi dan Tujuan

- Single Board Computer: Dirancang sebagai komputer lengkap untuk berbagai aplikasi 

- Single Board Controller: Fokus pada GPIO (General Purpose Input/Output) untuk mengontrol perangkat lain.


Komponen dan Koneksi

- Single Board Computer: Memiliki komponen seperti CPU, RAM, storage, dan port I/O yang lengkap.

- Single Board Controller: Fokus pada GPIO (General Purpose Input/Output) untuk mengontrol perangkat lain.


Penggunaan dan Aplikasi
- Single Board Computer: Digunakan untuk aplikasi yang membutuhkan kemampuan komputasi lebih besar dan fleksibilitas sistem operasi. Misalnya, server kecil, media center, atau pengembangan aplikasi.

- Single Board Controller: Digunakan dalam sistem embedded yang memerlukan kontrol real-time dan respons cepat. Contohnya dalam robotika, kontrol mesin, atau sensor jaringan.


Kompleksitas dan Kebutuhan Daya
- Single Board Computer: Lebih kompleks dan memerlukan daya lebih besar dibandingkan dengan single board controller. Biasanya membutuhkan power supply yang lebih kuat dan manajemen daya yang lebih baik.

- Single Board Controller: Lebih sederhana dan hemat daya, sering kali bisa dioperasikan dengan baterai kecil untuk waktu yang lama.


Sistem Operasi

Single Board Computer: Biasanya menjalankan sistem operasi seperti Linux atau Windows.

- Single Board Controller: Tidak memerlukan sistem operasi, tapi menggunakan firmware untuk menjalankan tugasnya.


Papan lain selain Raspberry dan Arduino yang digunakan untuk pengaplikasian mikrokontroler:

1. Teensy



Teensy 2.0 dikembangkan untuk satu-satunya alasan menjadi alternatif yang bagus untuk Arduino, yang menjadikannya salah satu mikrokontroler yang harus dipertimbangkan. Alternatif ini menawarkan fitur seperti Arduino dan dapat menjalankan perangkat lunak Arduino yang pada gilirannya berarti akses ke perpustakaan Arduino yang luas. Fitur dari mikrokontroler meliputi:

  • Ini melihat 25 pin input dan output
  • Ini fitur prosesor AVR 16 MHz
  • Ini juga berfungsi dengan Mac OS X, Linux, dan Windows
  • Dilengkapi dengan ruang USB yang membantu pemrogramannya

2. Nanode

Nanode seperti Arduino menawarkan berbagai mikrokontroler yang dapat Kalian manfaatkan saat mengembangkan proyek kelistrikan, robot, dan perangkat IoT. Itu datang sebagai kit pengembangan, yang berarti Kalian harus siap untuk melakukan beberapa perakitan dan penyolderan sebelum memulai dengan board. Fitur-fitur Nanode meliputi:

  • Mikrokontroler ATMega328P berjalan pada 16MHz
  • LED merah dan hijau untuk diagnostik program yang lebih baik
  • Konektor daya mini USB
  • Pengontrol Ethernet ENC28J60 dengan kristal 25MHz dan konektor Ethernet



LATSOL BERPIKIR KOMPUTASIONAL

  LATIHAN SOAL BERPIKIR KOMPUTASIONAL Soal 1 Berpikir komputasional adalah... a. Kemampuan menggunakan komputer dengan sangat baik. b....